(HUT ROC 107) Allen Chastanet: Dengan Suara Lantang Mendukung Taiwan

320

(Taiwan/ROC) — Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada Selasa pagi (9/10) dengan upacara militer menyambut kedatangan Perdana Menteri Saint Lucia, Allen Chastanet. Dalam kata sambutannya, Beliau mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini oleh Saint Lucia kepada Taiwan. Allen Chastanet membalas bahwa Saint Lucia tidak akan menyembunyikan persahabatan yang dibina bersama Taiwan, serta akan terus menyuarakan agar Dunia Internasional mendukung hubungan bilateral antar keduanya. Ia juga menekankan Taiwan memiliki hak untuk bergabung dengan organisasi global. Jika hal ini dihiraukan, maka banyak negara kecil akan mengalami kerugian.

Saint Lucia memenuhi undangan dari Republik Tiongkok untuk berkunjung ke Taiwan. Rombongan tim Saint Lucia telah berada di Taiwan semenjak tanggal 7 Oktober 2018. Sejumlah kegiatan akan mewarnai kunjungan ini. Mereka dijadwalkan pada 10 Oktober 2018 akan menghadiri perayaan HUT ROC ke 107. Ini merupakan kunjungan ketiga Allen Chastanet ke Taiwan.

Presiden Tsai Ing-wen pada Selasa (9/10) menyambut kedatangan Allen Chastanet di National Theater & Concert Hall dengan menggunakan upacara kemiliteran. Dalam pidatonya, Presiden Tsai mengemukakan selain turut hadir dalam Perayaan HUT ROC, Allen Chastanet memiliki beberapa agenda kunjungan lainnya. Diharapkan kedua belah pihak dapat saling berbagi akan saran dan pendapat, serta meningkatkan hubungan bilateral. Kepala Negara berharap ke depannya dapat segera berkunjung ke Saint Lucia dan memahami situasi kerja sama antar keduanya.

Presiden Tsai juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan atas Taiwan.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam 2 tahun ini, hubungan pertukaran antar Taiwan dengan Saint Lucia terjalin semakin erat. 3 kali kunjungan dari Allen Chastanet merupakan bukti yang nyata. Kami juga berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan berkali-kali oleh Saint Lucia, terutama dalam Dunia Internasional. Ini membuktikan hubungan erat bilateral antar kedua negara”.

Dalam pidatonya, Allen Chastanet mengemukakan bahwa perkembangan ekonomi dan prestasi di berbagai bidang Taiwan, merupakan keberhasilan yang patut dikagumi. Di saat yang sama, Taiwan juga turut membantu kemajuan di negara berkembang, seperti Saint Lucia. Saint Lucia akan terus berdiri bersama Taiwan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Taiwan, membuat Saint Lucia mampu menghadapi berbagai tantangan.

Allen Chastanet mengatakan, “Kami tidak akan menyembunyikan hubungan persahabatan Saint Lucia dengan Taiwan. Kami tidak akan menutupi dukungan kami kepada Taiwan. Kami disini dengan suara lantang mengumumkan dukungan dan persahabatan antar 2 negara. Sama hal nya dengan yang telah kami lakukan di depan organisasi internasional, baik WHO, PBB dan organisasi global lainnya”.

Allen Chastanet mengemukakan berdasar akan kontribusi yang telah diberikan, Taiwan seharusnya memiliki hak untuk berpartsipasi dalam organisasi dunia, dan Taiwan juga memiliki hak untuk berbicara. Jika Taiwan terus dikesampingkan, maka ditakutkan dapat mengimbas kepada negara lain, khususnya negara yang masih berkembang.